Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

difference

We know our true friends when we are in the dumps. In my case and for most of you, this was perhaps one of the many hard lessons we learned growing up. Now that I am a mom, I can confidently add, we know our kids when we are unwell. But in a good, comforting way. I had a health setback last night. With soreness coupled with excruciating pain and restricted movement, it wasn’t pretty. I did what I do best when I am indisposed. I groaned, moaned and whined! The kids, seeing their mother’s despair (read melodrama), went into action, in their own distinct ways. A, my 3 year old got the sofa ready so I could rest my injured leg. She brought me cups of water and at some point even a cookie while constantly asking me, is you pain better now, mama? On the other hand, D, her older brother, sat afar with a frowned forehead, observing me and his sister closely. Concerned he was going to bawl, I asked what’s the matter, sweetie? I don’t like to see you like this, was the reply I got...

konsep samin

Berdasarkan paparan dari Sunadi (2013) proses penguatan identitas pada masyarakat samin dilakukan melalui proses imitasi dan identifikasi di lingkungan keluarga seperti peniruan seorang anak kepada orang tuanya baik dari peniruan tingkah laku yang dilakukan oleh orang tuanya, peniruan cara berpakaian, mata pencaharian, adat pernikahan, maupun peniruan dari segi bahasa dan ajaran saminisme. Selain itu, para orang tua di komunitas samin yang mempunyai keinginan identik atau sama dengan leluhurnya dalam praktik kehidupan sehari-hari mereka dan penguatan identitas melalui agama yakni agama Adam yang berfungsi sebagai perekat sosial atau legitimasi sosial. Komunitas sam i n merupakan potret masyarakat adat yang amat kuat dalam memegang prinsip budaya adiluhung dan berperilaku harmonis dengan alam ( mamayu hayuning bawana ). Pendidikan yang disuguhkan oleh komunitas Samin merupakan kearifan lokal. Walaupun dianggap nyeleneh dan sebagainya, tatanan kehidupan masyarakat Samin amat sangat...

konsep pendidikan Samen

Sedulur sikep merupakan penanda pendidikan moral ( http://id.com/2011/10/ajaran-kependidikan-samin.htm d iunduh tanggal 6 Mei 201 5 pukul 0 7 . 50). K esederhanaan dan kesahajaan masyarakat Samin patut dijadikan teladan karena perilaku sosialnya sangat tinggi berupa kejujuran, ketidakangkuhan, dibandingkan dengan sebagian orang yang berpendidikan tinggi, pengalaman bertumpuk akan tetapi tidak jujur, dan arogan. Artinya, masyarakat Samin menampilkan sosok masyarakat yang tetap kokoh mempertahan tradisi kearifan lokal ( local wisdom ) yang kemudian bisa dijadikan guru kehidupan untuk mendiagnosis pola pikir masyarakat yang terus mengarah pada materialis, individualis, life style kebarat-baratan, dan konsumtif atau glamor . Masyarakat modern mengukur tingkatan kehidupan dinilai dari kemapanan ekonomi, sedangkan masyarakat s amin mengukur kebahagiaan jika tercipta interaksi dengan lingkungannya penuh kerukunan, kenyamanan, dan meninggalkan konflik. K ata kunci yang terekam dalam pri...

didik samen sommasion

mencari keadilan yang merata di negeri ini memang sangat susah. berkaca dari rangkaian kejadian yang saling berkaitan , dimana visi dan misinya belum jelas ,tetapi pejabat pejabat dinas pendidikan ini segra ingin mengakhiri drama yang dibuatnya dengan mengupayakan pemutusan jalan pintas yaitu ngragati gugat cerai seorang maling perempuan yang selama ini jadi tersangka dan bertahun tahun menghilang , bekerjasama dengan seorang oknum polisi dan keluarga polisi itu , meredeming kasus agar kasus di oleh dan menjadi ladang pemerasan untuk keluarga polisi yang merangkap menjadi dukun dan mucikari ini. kejadian ini terjadi di jalan antara tlogoayu gabus samapai dengan gabus tepatnya , di depan Masjid Kuryolangan- mojolawaran gabus , malam hari sekitar pukul 22 .00, oknum polisi berpangkat bripka dengan teamnya satu buah mobil APV warna kream keluar dari mobil , seakan akan melerai perkara pertengkaran kecil antara suami istri di tengah jalan itu, namun setelah itu sampai dengan sekarang ini ,...