Halaman 45
1. Berikan contoh-contoh konsep dari disiplin ilmu atau konsentrasi yang anda pelajari. Identifikasi unsur-unsur dari konsep-konsep itu ?
Jawaban : Ilmu ekonomi dan manajemen menggunakan symbol-symbol yang diangkat dari kata-kata dalam bahasa sehari-hari. Contohnya adalah : symbol berupa kata tunggal permintaan,penawaran,tabungan,harga,investasi dan sebagainya. Yang berupa kata majemuk seperti biaya marginal,pendapatan perkapita,otonomi daerah,laju pertumbuhan,laju inflasi,equitas merk dan sebagainya.
2. Mengapa perlu definisi untuk sebuah konsep ?
Jawaban : – Memperkaya kosakata.
-Menghilangkan kerancuan.
– Mengurangi kekaburan
-Menjelaskan secara teoritis
-Mempengaruhi sikap
-Menetapkan batas-batas makna
3. Jelaskan jenis-jenis definisi yang anda ketahui ?
Jawaban : -Definisi stipulatif
Definisi jenis ini dibuat bilamana seseorang memperkenalkan konsep yang sama
Sekali baru
-Defiinisi Leksikal :
Definisi ini dibuat dengan maksud untuk menghilangkan kerancuan atau untuk
Memperkaya kosakata bagi yang menggunanakannya
-Definisi yang menegaskan :
Definisi ini dimaksudkan untuk memperjelas makna sebuah konsep tertentu,
Untuk menghilangkan kekaburan,mempertegas dan menjelaskan batas luasan
Makna
-Definisi Teoritis atau Analitis :
Definisi ini dibuat dengan maksud untuk mengungkapkan ciri-ciri yang secara
Teoritis memadai dari sebuah objek tertentu
-Definisi Persuasif :
Definisi ini dibuat dengan maksud untuk mempengaruhi sikap terhadap suatu konsep tertentu.
4. Apa kelemahan yang dialami apabila anda merakit definisi ?
Jawaban : A. Defiinisi-deinisi asal sangat mungkin memiliki genus proximum yang berbeda-beda
B. Defini-definisi asal sangat mungkin pula berisi differentia specifica yang berbeda-beda
C. Apabila genus proximumnya berbeda,aras ukuran yang dikandung dalam setiap deafinisi asal itu pun berbeda
D. Dalam definisi rakitan,batas luasan makna menjadi terlalu besar sehingga sulit diukur secara
Empiric
5. Apa jenis-jenis konsepsi ( Makna ) dan jelaskan lah ?
Jawaban : A. Makna extentional atau Denotatif :
Makna tertentu diberikan kepada symbol untuk menunjuk objek atau himpunan objek
B. Makna Intentional atau Konotatif :
Makna tertentu diberikan pada sebuah symbol untuk memperlihatkan adanya ciri-ciri yang
Mirip dan khas dari objek atau himpunan objek tertentu.
6. Jelaskan kepenadaan (Relevansi ) dari sebuah definisi ?
Jawaban : Menetapkan batas luasan makna, member i suatu landasan agar konsep dapat diukur secara empiric
7. Apa tolak ukur dari sebuah definisi analitis ?
Jawaban : 1. Definiens harus setara terhadap Definiendum, jangan terlalu luas atau terlalu sempit
2. Definiens harus menyatakan karakteristik-karakteristik essensials dari Definiendum
3. Definiens harus menjelaskan sifat Definiendum
4. Suatu definisi analitis harus menghindari rumusan yang berbelit-belit
5. Suatu definisi haruslah dirumuskan secara positif, jangan berupa rumusan residual
6. Definisi itu jangan dibentuk dengan jalan merakit defiinisi-definisi lain ( Rumusan Rakitan )
Halaman 57
1. Diskusikan karakteristik dan beri contoh dari macam-macam konsep ?
Jawaban :
ATRIBUT (Attribute,Categorical concept ) PEUBAH/VARIABEL (Variable, Continuous Variable)
1.Konsep mengandung kategori-kategori dari cirri-ciri khas
1. Berikan contoh-contoh konsep dari disiplin ilmu atau konsentrasi yang anda pelajari. Identifikasi unsur-unsur dari konsep-konsep itu ?
Jawaban : Ilmu ekonomi dan manajemen menggunakan symbol-symbol yang diangkat dari kata-kata dalam bahasa sehari-hari. Contohnya adalah : symbol berupa kata tunggal permintaan,penawaran,tabungan,harga,investasi dan sebagainya. Yang berupa kata majemuk seperti biaya marginal,pendapatan perkapita,otonomi daerah,laju pertumbuhan,laju inflasi,equitas merk dan sebagainya.
2. Mengapa perlu definisi untuk sebuah konsep ?
Jawaban : – Memperkaya kosakata.
-Menghilangkan kerancuan.
– Mengurangi kekaburan
-Menjelaskan secara teoritis
-Mempengaruhi sikap
-Menetapkan batas-batas makna
3. Jelaskan jenis-jenis definisi yang anda ketahui ?
Jawaban : -Definisi stipulatif
Definisi jenis ini dibuat bilamana seseorang memperkenalkan konsep yang sama
Sekali baru
-Defiinisi Leksikal :
Definisi ini dibuat dengan maksud untuk menghilangkan kerancuan atau untuk
Memperkaya kosakata bagi yang menggunanakannya
-Definisi yang menegaskan :
Definisi ini dimaksudkan untuk memperjelas makna sebuah konsep tertentu,
Untuk menghilangkan kekaburan,mempertegas dan menjelaskan batas luasan
Makna
-Definisi Teoritis atau Analitis :
Definisi ini dibuat dengan maksud untuk mengungkapkan ciri-ciri yang secara
Teoritis memadai dari sebuah objek tertentu
-Definisi Persuasif :
Definisi ini dibuat dengan maksud untuk mempengaruhi sikap terhadap suatu konsep tertentu.
4. Apa kelemahan yang dialami apabila anda merakit definisi ?
Jawaban : A. Defiinisi-deinisi asal sangat mungkin memiliki genus proximum yang berbeda-beda
B. Defini-definisi asal sangat mungkin pula berisi differentia specifica yang berbeda-beda
C. Apabila genus proximumnya berbeda,aras ukuran yang dikandung dalam setiap deafinisi asal itu pun berbeda
D. Dalam definisi rakitan,batas luasan makna menjadi terlalu besar sehingga sulit diukur secara
Empiric
5. Apa jenis-jenis konsepsi ( Makna ) dan jelaskan lah ?
Jawaban : A. Makna extentional atau Denotatif :
Makna tertentu diberikan kepada symbol untuk menunjuk objek atau himpunan objek
B. Makna Intentional atau Konotatif :
Makna tertentu diberikan pada sebuah symbol untuk memperlihatkan adanya ciri-ciri yang
Mirip dan khas dari objek atau himpunan objek tertentu.
6. Jelaskan kepenadaan (Relevansi ) dari sebuah definisi ?
Jawaban : Menetapkan batas luasan makna, member i suatu landasan agar konsep dapat diukur secara empiric
7. Apa tolak ukur dari sebuah definisi analitis ?
Jawaban : 1. Definiens harus setara terhadap Definiendum, jangan terlalu luas atau terlalu sempit
2. Definiens harus menyatakan karakteristik-karakteristik essensials dari Definiendum
3. Definiens harus menjelaskan sifat Definiendum
4. Suatu definisi analitis harus menghindari rumusan yang berbelit-belit
5. Suatu definisi haruslah dirumuskan secara positif, jangan berupa rumusan residual
6. Definisi itu jangan dibentuk dengan jalan merakit defiinisi-definisi lain ( Rumusan Rakitan )
Halaman 57
1. Diskusikan karakteristik dan beri contoh dari macam-macam konsep ?
Jawaban :
ATRIBUT (Attribute,Categorical concept ) PEUBAH/VARIABEL (Variable, Continuous Variable)
1.Konsep mengandung kategori-kategori dari cirri-ciri khas
2.Angka yang diberikan pada setiap kategori hanya memiliki fungsi sebagai tanda jati diri bukan nilai 1.Konsep mengandung rentangan nilai dari cirri khas yang dapat dinyatakan secara kualitatif dan kuantitatif
2.Angka yang diberikan dapat berarti :
– Posisi relative dari suatu rentangan nilai,atau
– Besaran dari nilai itu sendiri
3.Ada berbagai pembedaan variabel
2.Angka yang diberikan dapat berarti :
– Posisi relative dari suatu rentangan nilai,atau
– Besaran dari nilai itu sendiri
3.Ada berbagai pembedaan variabel
2. Berikan klasifikasi peubah ( Variabel ) ?
Jawaban : Konsep berupa peubah (variable) yaitu kalau ciri khas (property) yang dikandungnya memperlihatkan suatu derajat nilai atau dasaran nilai tertentu
3. Apa yang anda ketahui tentang aras ukur konsep ? jelaskan karakteristik dari setiap aras ukuran kons tersebut ?
Jawaban : Adalah nominal,ordinal,interfal,dan ratio ( NOIR ). Setiap aras memiliki karakteristik sendiri-sendiri yang khas dan mencerminkan kandungan informasi yang dimiliki.
ARAS KARAKTERISTIK
-NOMINAL Mengidentifikasi kategori-kategori dari karakteristik khas yang dikandung sebuah konsep sehingga dapat dibedakan ada atau tidaknya kategori dari karakteristik itu.
-ORDINAL Memberi kemungkinan perbandingan antar nilai atau kategori-kategori yang dikandung melalui pernyataan yang menunjuk lebih atau kurang
-INTERVAL
Memberi kemungkinan tidak hanya menyusun kategori yang dikandung konsep tetapi juga menunjuk jarak relative antara setiap pasang kategori-kategori tersebut.
Jawaban : Konsep berupa peubah (variable) yaitu kalau ciri khas (property) yang dikandungnya memperlihatkan suatu derajat nilai atau dasaran nilai tertentu
3. Apa yang anda ketahui tentang aras ukur konsep ? jelaskan karakteristik dari setiap aras ukuran kons tersebut ?
Jawaban : Adalah nominal,ordinal,interfal,dan ratio ( NOIR ). Setiap aras memiliki karakteristik sendiri-sendiri yang khas dan mencerminkan kandungan informasi yang dimiliki.
ARAS KARAKTERISTIK
-NOMINAL Mengidentifikasi kategori-kategori dari karakteristik khas yang dikandung sebuah konsep sehingga dapat dibedakan ada atau tidaknya kategori dari karakteristik itu.
-ORDINAL Memberi kemungkinan perbandingan antar nilai atau kategori-kategori yang dikandung melalui pernyataan yang menunjuk lebih atau kurang
-INTERVAL
Memberi kemungkinan tidak hanya menyusun kategori yang dikandung konsep tetapi juga menunjuk jarak relative antara setiap pasang kategori-kategori tersebut.
-RATIO Sebuah konsep dengan aras ukuran ratio selain memiliki dengan memilki semua ciri yang dikandung oleh konsep beraras ukuran nominal,ordinal,interval,memiliki juga titik nol absolute
4. Dapatkah setiap konsep itu diubah aras ukuran konsep ? Jelaskan yang anda ketahui tentang pengubahan aras ukur konsep ?
Jawaban : Pengubah aras ukur konsep ditentukan oleh kandungan informasi dari setiap aras ukuran konsep itu.
5. Diskusikanlahn keterkaitan antara macam konsep,aras,ukuran konsep,analisis statistic dan arah pengubahan aras ukuran konsep. Buatlah bagan yang meringkas uraian anda ?
Jawaban :
6. Kandungan informasi apakah yanmg dimiliki setiap aras ukuran konsep ? beri contoh-contoh ?
Jawaban :
INFORMASI TERSEDIA NON-METRIK CARDINAL (METRIK)
NOMINAL ORDINAL INTERVAL RATIO
– CLASIFICATION √ √ √ √
-RANK ORDER √ √ √
-EQUAL INTERVALS √ √
-NONARBITRARY ZERO √
Jawaban : Pengubah aras ukur konsep ditentukan oleh kandungan informasi dari setiap aras ukuran konsep itu.
5. Diskusikanlahn keterkaitan antara macam konsep,aras,ukuran konsep,analisis statistic dan arah pengubahan aras ukuran konsep. Buatlah bagan yang meringkas uraian anda ?
Jawaban :
6. Kandungan informasi apakah yanmg dimiliki setiap aras ukuran konsep ? beri contoh-contoh ?
Jawaban :
INFORMASI TERSEDIA NON-METRIK CARDINAL (METRIK)
NOMINAL ORDINAL INTERVAL RATIO
– CLASIFICATION √ √ √ √
-RANK ORDER √ √ √
-EQUAL INTERVALS √ √
-NONARBITRARY ZERO √
7. Apa yang ketahui tentang konsep yang unidimensional dan konsep multidimensional ? beri contoh-contoh
Jawaban : Konsep bermatra tunggal (Unidimensional) dan bermatra jamak (multidimensional) sebagai contoh ialah konsep status social. Konsep ini multidimensional pada aras abstrak tangahan. Konsep status social dapat diurai kedalam sejumlah sub konsep yang unidimensional beraras abstrak rendahan yaitu : sub konsep class dan sub konsep tingkat pendidikan.
Jawaban : Konsep bermatra tunggal (Unidimensional) dan bermatra jamak (multidimensional) sebagai contoh ialah konsep status social. Konsep ini multidimensional pada aras abstrak tangahan. Konsep status social dapat diurai kedalam sejumlah sub konsep yang unidimensional beraras abstrak rendahan yaitu : sub konsep class dan sub konsep tingkat pendidikan.
HALAMAN 79
1. Mengapa konsep perlu diukur ? apa aspek-aspek dari pengukuran konsep ?
Jawaban : Karna adanya 2 bahasa yaitu : bahasa teoritis dan bahasa operasional. Ada dua aspek pengukuran yaitu : penetapan aras ukuran dan pemilihan indicator empiric
2. Apa kaitan antara pengukuran konsep dan definisi dari konsep tersebut ?
Jawaban : Konsep adalah symbol yang diberi makna tertentu melalui definisi dan manajemuk refrensi,empiric,atau fakta tertentu pula. Konsep merupakan unsur dasar untuk membangun sebuah teori perlu dikuasai cara merumuskan definisi, macam konsep,aras ukuran konsep,matra konsep dan cara mengukur konsep
3. Diskusikan bagaimana mentautkan bahasa teoritis dengan bahasa operasional ?
Jawaban : Bahasa teoritis terdiri dari indicator empirik (Empirical Referen Concept By Intultion, atau,Unmeasured Variabel). Bahasa operasional terdiri dari indicator empiric ( Empirical Referen Concept By Intultion,atau,Measured Variabel ).
4. Apa yang dimaksud dengan Epistemic Correlation ?
Jawaban : Epistemic Correlation ( AUXILARRY THEORY ) berfungsi mentautkan secara kuasai antara bahasa teoritis ( konsep ) dengan bahasa operasional ( Indikator Emppirik ) Bentuk epistemic correlation adalah pernyataan dan merupakan sebuah asumsi apriori
5. Buatlah bagan agar jelas terlihat kaitan antar konsep, epistemic correlation dan indicator empiric. Berikan contoh ?
1. Mengapa konsep perlu diukur ? apa aspek-aspek dari pengukuran konsep ?
Jawaban : Karna adanya 2 bahasa yaitu : bahasa teoritis dan bahasa operasional. Ada dua aspek pengukuran yaitu : penetapan aras ukuran dan pemilihan indicator empiric
2. Apa kaitan antara pengukuran konsep dan definisi dari konsep tersebut ?
Jawaban : Konsep adalah symbol yang diberi makna tertentu melalui definisi dan manajemuk refrensi,empiric,atau fakta tertentu pula. Konsep merupakan unsur dasar untuk membangun sebuah teori perlu dikuasai cara merumuskan definisi, macam konsep,aras ukuran konsep,matra konsep dan cara mengukur konsep
3. Diskusikan bagaimana mentautkan bahasa teoritis dengan bahasa operasional ?
Jawaban : Bahasa teoritis terdiri dari indicator empirik (Empirical Referen Concept By Intultion, atau,Unmeasured Variabel). Bahasa operasional terdiri dari indicator empiric ( Empirical Referen Concept By Intultion,atau,Measured Variabel ).
4. Apa yang dimaksud dengan Epistemic Correlation ?
Jawaban : Epistemic Correlation ( AUXILARRY THEORY ) berfungsi mentautkan secara kuasai antara bahasa teoritis ( konsep ) dengan bahasa operasional ( Indikator Emppirik ) Bentuk epistemic correlation adalah pernyataan dan merupakan sebuah asumsi apriori
5. Buatlah bagan agar jelas terlihat kaitan antar konsep, epistemic correlation dan indicator empiric. Berikan contoh ?
Jawaban : Konsep daya inovatif = kemampuan untuk selalu mencari dan mengunakan hal-hal baru yang secara ekonomis lebih menguntungkan
6. Jelaskan 3 strategi untuk mengukur ssebuah konsep ?
Jawaban : 1. Indikator empiric tunggal adalah indicator yang tepat, artinya indicator itu mampu menangkap secara empiric sebagai terbesae makna yang terkandung konsep yang diukur.
2.Indeks adalah penggabungan beberapa indicator individual menjadi sebuah ringkasan skor.
3.Indikator empiric jamak adalah menggunakan indicator empiric jamak sebagai mana dirintis oleh Costner dan Blalock
7. Dalam pengukuran konsep ada 3 hal penting, yaitu Isomorphy,Kesahihan, dan keandalan. Uraikanlah ketiga hal tersebut ?
Jawaban : 1. Isomorphy adalah derajat tepat tindih antara liputan substansi empiric oleh indicator empiric dengan substansi konseptual dalam definisi konsep
2.Kesahihan adalah disimpulkan dari bukti konseptual, yaitu sejauh mana nisbah antar indicator empiric konsisten dengan deduksi dari struktur teoritis
3.Keandalan adalah sebuah indicator empiric yang menyatakan sejauh mana indicator empiric yang digunakan itu menghasilkan liputan substansi empiric yang sama dan konsisten pada setiap kali pengukuran pada waktu dan situasi yang berbeda
Komentar
Posting Komentar