Wahyu sumarsono
Hyang Narada datang di Mandura, minta bantuan agar Kamunayasa membunuh Kala Iramba yang ingin menguasai kahyangan. Raja Basutara mengijinkan, dan kamunayasa menyanggupinya.
Janggan Asmara sedang bertapa. Tubuhnya memancarkan sinar dan menyilaukan tempat kanan kiri. Putut Supalawa iri hati, lalu mendatanginya, ingin membatalkan tapa janggan Asmara. Janggan Asmara diganggu lalu marah, terjadilah perkelahian. Gandarwa Maya datang memisahnyaa. Mereka dinasehati agar berhati suci dan sungguh-sungguh bertapa kelak akan memperoleh wahyu.
Batara Maya terancam oleh Kala saniskara. Dua muridnya bernama Nala Wucika dan dawala membela kehormatan gurunya. Kedua murid tidak mampu melawan kala saniskara. Batara Maya terpaksa melawn, dan kala saniskara kalah, terbuka rahasianya. Kala Saniskara menjadi Batari Kanastren. Batari kanastren ingin ikut Batara maya turun ke dunia. Batara maya tidak memperbolehkan turun bersama. Batari kanastren boleh turun di dunia setelah Batara maya lebih dahulu turun
Komentar
Posting Komentar