Langsung ke konten utama

Melepaskan untuk Ikhlas |4







TAHAJUD SUNYI







kuketuk pintumu. biarkan jemari kasihku



mengusap gerai rambutmu. kau pun membuka



tabir jiwaku, hingga hatiku bisa leluasa



mengeja alif ba ta cintamu



(kata-kata mesra pun bermekaran



lewat pintu jiwa kupetik bagai bunga



hadiah untuk kekasihku kelak di sorga)







malam ini aku pasrah dalam renta



entah esok atau lusa



jika kealpaanku tak lagi kausapa



tenggelamkan diriku yang sarat luka



ke lautan cintamu yang tak terukur dalamnya



-- kan kubasuh segenap nikmat kesesatan!







1980











Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anak Kairo Sowan ke Mbah Maimun Zubaer, Ulama Nusantara

Tausyiah singkat Gus Rajih maimun 'Pentingnya mengenang Ulama'

Pengajian Umum Gus Yusuf Chudlori di Pondok Pesantren Al Hasyimi Kedungw...