Mesum
-Kurnianto, Kepala Urusan (Kaur) Kesra Desa Jenar Lor,
Kecamatan Purwodadi, dituntut mundur dari jabatanya. Dia dituntut setelah
kepergok warga membawa pulang biduan ke dalam rumahnya saat kondisi rumah
kosong, dan diduga telah melakukan mesum.
Tuntutan warga itu dilontarkan setelah Kurnianto, mengakui telah berbuat mesum
di rumahnya, dalam gelar klarifikasi antara warga dan Kurnianto di Balai Desa
Jenar Lor, Selasa (10/05/2016) kemarin, yang dihadiri Muspika, perangkat desa
dan ratusan warga.
"Kejadianya pada Sabtu (07/05/2016) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Sesuai
laporan warga, dia habis main organ tunggal di Toko Jodo Plaza Purworejo, saat
pulang ke rumahnya dia bersama seorang perempuan yang disinyalir merupakan
biduan. Saat pulang itulah dipergoki warga," tutur Kepala Desa Jenar Lor,
Teguh Widodo, saat ditemui di rumahnya, Sabtu (14/05/2016).
Dikatakan, pemuda yang memergoki itu sedang melakukan aktivitas di salah satu
rumah warga yang sedang hajatan. "Pemuda itu melihat dia pulang bersama
perempuan, anehnya setelah masuk, pintu dikunci, dan lampu dimatikan. Padahal
istrinya sedang berobat di RS Permata, dan anaknya sedang berada di tempat
saudaranya. Merasa curiga, pemuda itu kemudian memberitahukan kepada
teman-temanya yang lain dan dilakukanlah pengintaian di rumahnya,"
jelasnya.
Setelah melakukan pengintaian, para pemuda yang geram dengan perbuatan Kaur
Kesra, lalu melapor ke perangkat setempat dan diteruskan melapor ke Kepala
Desa. "Karena waktu sudah malam, maka kita berinisiatif mempertemukan
warga dengan Kaur Kesra pada Selasa (10/5/2016) siang di balai desa. Dalam
pertemuan itu, ternyata Kaur Kesra telah mengakui kesalahannya dan mengaku
berbuat berbuat mesum di hadapan ratusan warga," katanya.
Mendengar pengakuan itu, warga kemudian meminta Kaur Kesra mundur dari
jabatanya, meski sempat menolak untuk mundur, diakhir peremuan, Kaur Kesra
menyatakan siap mundur dari jabatanya, dan itu diumumkan di hadapan ratusan
warga yang hadir. "Baru secara resmi, Kaur Kesra membuat surat pengunduran
diri pada Rabu (15/05/2016), namun entah kenapa pada hari Jumat kemarin, Kaur
Kesra kembali mendatangi kantor desa bersama kuasa hukumnya. Dia ngin mencabut
pengunduran dirinya sebagai Kaur Kesra dengan membawa surat pernyataan tidak
selingkuh. Suratnya ditandatangani oleh suami dari biduan (perempuan) bernama
Rini Dwi Purwantani, yang saat kejadian dibawa pulang oleh Kaur Kesra,"
katanya.
Meskipun,Kurnianto berupaya akan mencabut pengunduran dirinya sebagai Kaur
Kesra, pihak pemerintah desa tetap akan menyepakati sesuai tuntutan warga. Dia
dianggap telah mencoreng nama baik Desa Jenar Lor.
Komentar
Posting Komentar